Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Dua Garis (positive) Tespekku.

Gambar
Bismillah, "Kamu gimana uda isi belum nih?" "Anak berapa sudah?" "Kok belum punya anak, apa sengaja nunda?" Pertanyaan itu pasti akan sangat familiar di telinga orang yang sudah menikah (khususnya di Indonesia) Perihal jodoh, anak, pekerjaan adalah topik hangat yang selalu "mudah" untuk dibahas dan dilontarkan kepada orang yang sedang berada di posisi "tepat" untuk diberikan pertanyaan itu. Padahal kita, sejatinya memiliki suatu hal (sesuatu yang tidak ingin dibahas karena merasa ini adalah sesuatu yang pribadi) dan berharap juga orang lain tidak "usil untuk bertanya "hal-hal yang tidak ingin dibahas itu" Tetapi yaa... Tentu saja, tidak setiap orang, tidak semua orang peka dan mengerti akan hal itu.  Terkadang dengan "ringannya" bertanya kepada orang yang memang belum dikaruniai anak "Kenapa belum isi say?" Pertanyaan itu tidak akan menjadi masalah atau sesuatu yang menyakitkan jika ditujuk...

Adab Jual-beli di Kalimantan

Bismillah, "Telur sebuting berapa cil?"  (telur sebiji berapa tante?) Tanyaku di pasar kepada penjual telur. "Ada yang 1500, 1600,1700,1800, mun telur itik nya ada yang 2400, 2500 dan 2600, hendak yang mana?" jawab si penjual sambil menunjuk telur dengan klasifikasi harga yang berbeda-beda sesuai dengan ukuran besar-kecilnya. "Yang ini 6 buting" tunjukku kepada tumpukan telur ayam harga 1600. Setelah dimasukkan ke dalam kantong plastik putih aku membayar dengan selembar uang 10 ribuan. Si penjual kemudian memberikan royco 1 bungkus sebagai sisa kembalian. "Angsulnya royco lah" (kembaliannya royco ya) ujarnya sambil memasukkan sebungkus royco rasa ayam ke dalam plastik berisi telur tadi. "Jual seadanya ulun" (ulun:saya, aku) "Inggih tukar cil ai" jawabku untuk membalas akad jual-beli ku. Itulah sepenggal cerita tentang adab jual beli di Kalimantan.  Khususnya Kalimantan Selatan di mana aku tinggal 😊 Mengapa jual-beli di Kalima...

Sedikit ceritaku di Kotabaru

Gambar
Bismillah 😇, Kotabaru adalah salah satu Kabupaten di Kalimantan Selatan. Letaknya di ujung Timur Provinsi Kalimantan Selatan. Berbatasan dengan Kabupaten Tanah Bumbu dan dipisahkan oleh laut dangkal. Ya, Satu provinsi tapi dipisahkan oleh lautan jadi perjalanan menuju ke Kotabaru harus dilalui melalui jalur laut menggunakan kapal feri/ speedboat. Itu penampakan kapal ferinya 😁. Perjalanan ke Kotabaru jika dimulai dari Kota Banjarmasin adalah sekitar 8-9 jam menggunakan mobil. Meskipun jauh tapi rasa "modern" tetap sangat terasa di sini. Terbukti dari orang-orangnyabyang fashionable, bahkan ada yang sudah jadi selebgram *wow amazing bukan 😁 Awal mulanya aku ditempatkan di sini adalah  *drama dimulai 😌 Aku mendaftar CPNS bersama dengan suamiku  (kisahnya berjuang bareng dari nol biar kayak pasangan-pasangan sukses yang di tivi dan menginspirasi itu loh, tapi aku belum sampai ke tahap menginspirasi deh 😄🤣) singkat cerita, diterimalah aku dan suamiku di Kalsel s...

Catatan Harianku.

Hallo 😊 Aku merasa menulis itu adalah sebuah komunikasi. Ya... Sebuah interaksi dengan (siapa saja yang membaca tulisanku tentunya) Aku suka menulis dari kecil. Tentang apa saja. Terutama tentang hal-hal luar biasa yang berkesan. Wkwkwkwk, teringat jaman SD dulu kalau liburan sekolah pasti ada tugas untuk menuliskan kegiatan selama liburan di rumah dan ceritanya kebanyakan itu temanya "liburan ke rumah nenek" Padahal ya rumah nenek itu hanya berjarak 20 meter dari rumah 😄🤣 Tapi lucu dong, dengan bahasa sederhana khas anak-anak, bisa tulisan dengan tema sederhana itu jadi sebuah karya tulis panjang sampai 2 lembar halaman folio 😄 *amazing  Nah kembali ke topik, *ehem Nah buat aku sendiri itu, menulis berarti kita sedang menuangkan perasaan, ide, unek-unek atau segala hal yang mungkin akan lebih afdol jika dituangkan dalam bentuk tulisan. Aku suka menceritakan kegiatanku, aktifitasku, kejadian yang menyenangkan atau menyedihkan, rindu, dan segala pengalaman yang mungkin aka...